Bula, JENDELASERAM.COM — Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Musa Rumakat mendatangi Kantor Pertanahan SBT pada selasa 28 April 2026.
Kedatangan Kepala UPTD PKH SBT Musa Rumakat itu diterima langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan SBT Rosa F. Ch. Batmomolin didampingi Kepala Seksi (Kasi) Survei dan Pemetaan Merpati Dewo Kusumaningrat, Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran Cliff Rudolf Soplanit serta Kasi Penataan dan Pemberdayaan Ravena Emanuela Todingan di ruang rapat Kantor Pertanahan setempat.
Kepala Kantor Pertanahan SBT Rosa F. Ch. Batmomolin dalam keterangnnya pada Kamis (30/04/2026) mengungkapkan, kehadiran Kepala UPTD PKH SBT itu untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Dalam rangka memperkuat koordinasi lintas sektor, Kepala UPTD/KPH SBT, Musa Rumakat melakukan kunjungan ke Kantor Pertanahan Kabupaten Seram Bagian Timur pada Selasa, 28 April 2026,” ungkap Batmomolin.
Batmomolin membeberkan, dalam pertemuan tersebut, mereka membahas langkah-langkah koordinasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan yang berada dalam kawasan.
Dia menambahkan, mereka juga membicarakan sinkronisasi data, batas wilayah dan penyesuaian pemanfaatan lahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Pertemuan ini membahas langkah-langkah koordinasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan yang berada dalam kawasan hutan, termasuk sinkronisasi data, batas wilayah, serta penyesuaian pemanfaatan lahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” bebernya.
Dirinya mengakui bahwa, dalam diskusi tersebut, UPTD/KPH SBT dan Kantor Pertanahan SBT menekankan pentingnya koordinasi antara instansi.
Hal tersebut sambung dia, untuk memastikan pemanfaatan lahan berjalan tertib, berkelanjutan dan tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.
“Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya sinergi antara instansi kehutanan dan pertanahan guna memastikan pemanfaatan lahan berjalan tertib, berkelanjutan dan tidak menimbulkan konflik di kemudian hari,” akuinya.
Pihaknya berharap agar melalui koordinasi itu tercipta kesamaan persepsi serta langkah konkrit dalam penataan penggunaan lahan.
“Tujuannya sehingga dapat mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan di Kabupaten Seram Bagian Timur,” harapnya (JS-02)













Discussion about this post