Bula, JENDELASERAM.COM — Rumah Sakit Umum (RSU) Goran Riun di Kecamatan Pulau Gorom dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah melakukan penandatanganan kerjsamanya di Jakarta pada Rabu kemarin.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesegatan (Dinkes) SBT, Punira Kilwalaga dihubungi melalui telepon WhatsApp pada Kamis (29/10/2026) mengungkapkan, lewat kerjasama ini akan menunjang kesejahteraan Tenaga Kesehatan dan operasional rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT di wilayah kepulauan itu.
Kilwalaga menambahkan, lewat kerjasama dengan BPJS Kesehatan itu, rumah sakit akan memperoleh sumber pendapatan rutin atau klaim lewat pembiayaan atas pelayanan medis yang diberikan dengan memberikan kepastian finansial untuk operasional dan penggajian tenaga medis.
“Dengan join BPJS, maka kesejahteraan Nakes juga akan ikut. Karena nanti dari penghasilan BPJS itu ada 50% yang dimanfaatkan oleh para Nakes yang ada di lingkup rumah sakit umum daerah. Sekitar 50% nya untuk keperluan operasional rumah sakit,” ungkap Kilwalaga.
Dia berujar, dengan begitu, Pemerintah Daerah (Pemda) SBT sudah tidak terlalu terbeban dengan anggaran seperti sebelum-sebelumnya yang harus dibiayai secara full.
Pasalnya kata Sekretaris Dinkes SBT ini, rumah sakit akan lebih mandiri dalam mengelola anggaran yang ada untuk kebutuhan mereka sendiri.
“Artinya secara tidak langsung, pemerintah daerah sudah tidak terlalu terbeban dengan anggaran seperti sebelum-sebelumnya yang harus dibiayai secara full. Dengan BPJS berarti rumah sakit sudah lebih mandiri lagi,” ucapnya.
Ia menuturkan, selama ini banyak tenaga dokter yang mau masuk ke RSU Goran Riun selalu mempertimbangkan kerjasama rumah sakit dengan BPJS Kesehatan.
Untuk itu, lewat jalinan kerjasama ini, dia sangat optimis akan menjadi daya tarik bagi banyak dokter spesialis untuk bertugas di RSU Goran Riun.
“Setelah join BPJS ini pasti banyak dokter. Pasti dokter ahli lainnya juga mau masuk. Karena selama ini dokter mau masuk, itu selalu ditanya-tanya dulu, ada BPJS sudah join atau belum,” tuturnya (JS-02)













Discussion about this post