Bula, JENDELASERAM.COM — Kabupaten Seram Bagian Timur mendapat sebanyak 22 bantuan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia pada tahun 2026 ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan SBT, Surahman menjelaskan, jumlah yang diterima SBT ini paling terbanyak diantara semua kabupaten/kota di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
Surahman mengatakan, dari total 198 desa di kabupaten yang dipimpin Bupati dan Wakil Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri-M. Miftah Thoha R. Wattimena ini, 180 diantaranya berada pada wilayah pesisir.
“Sesuai dengan surat keputusan Satgas, kita mendapatkan alokasi sebanyak 22 titik. Sudah pasti, 22 titik KNMP ini merupakan KNMP terbanyak untuk kabupaten/kota di Maluku dan Maluku Utara,” jelasnya Surahman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD SBT pada Rabu (28/10/2026).
Dia menyebut, 22 KNMP itu tersebar di Desa Geser, Amarsekaru, Bemo Perek, Batuasa, Akijaya, Englas, Sesar, Bula, Dawang, Waru, Kwamor Mata Wawa, Kellu, Kilfura, Kilwaru, Kulugowa, Ilili, Lahema, Kurwara, Amarlaut, Kilbutak, Karlokin dan Kilga Kilwouw.
Dari jumlah itu sambung dia, KNMP Desa Geser dan Amarsekaru masuk dalam kategori KNMP Hub. Sementara 20 lainnya kategori KNMP penyangga.
Ia menuturkan, untuk kategori KNMP Hub ini akan dibanguna fasilitas secara lengkap, baik Cold Storage, pabrik es, doping perahu, kios berdekalan, kantor pengelola, selter pendaratan ikan, tempat pembuang sampah portabel, ruang genset dan serana pelengkap lainnya.
Sementara pada KNMP penyangga hanya dibangun tiga bangunan utama yaitu pabrik es, gedung perbekalan dan tambatan perahu.
“Ada 2 Hub, ada 20 penyangga. Kalau Hub ini merupakan KNMP utama, dengan fasilitas yang dibangun itu lengkap. Kalau untuk KNMP penyangga itu, yang dibangun hanya tiga bangunan utama, dia memang berbeda,” tuturnya.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) SBT ini mengungkapkan, beberapa waktu lalu mereka telah mendampingi pihak kontraktor untuk melakukan Mutual Check Nol (MC 0) terhadap kondisi lokasi.
Mantan Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Distan) SBT ini mengaku, saat ini ada sejumlah lokasi KNMP telah dimulai proses pembangunannya, yakni KNMP Dawang, Waru, Geser dan Kwamor Mata Wawa.
“6 penyedia yang sudah tiba di Bula dan sudah ada aktivitas. Yang sudah mulai pekerjaan yaitu di Dawang, Waru, Geser, kemudian di Kwamor,” ungkapnya.
Dirinya membeberkan, sesuai surat yang mereka terima, semua pekerjaan KNMP ini harus tuntas pada 27 Desember 2026 mendatang.
Untuk itu, proses pekerjaannya akan dikebut oleh para pihak kontraktor untuk mengejar target yang sudah ditetapkan sebelumnya.
“Sesuai dengan surat yang masuk di kami bahwa pekerjaan ini paling lambat itu di 27 Desember, itu pekerjaan ini sudah harus selesai. Beberapa penyedia memang mau cepat tapi mereka kendala penerbangan akibat kabut asap. Tapi mereka sudah tiba di Ambon. InshaAllah mereka segera ke SBT untuk memulai pekerjaan,” bebernya (JS-01)











Discussion about this post