Bula, JENDELASERAM.COM — Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Ahmad Voth menyampaikan apresiasi kepada Kepala Inspektorat SBT M. Iksan Keliwooy dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) SBT Punira Kilwalaga atas kinerja baik yang dilakukan selama ini.
Voth mengungkapkan, secara pribadi dia mengapresiasi seluruh kinerja pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hari ini mengisi jabatan di pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri-M. Miftah Thoha R. Wattimena.
Kendati demikian kata dia, kinerja Kepala Inspektorat SBT patut dibanggakan karena dari aspek penerapan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), dia telah mampu menekan tingkat penyalahgunaan keuangan di daerah, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan dan bahkan kabupaten.
“Pihak Inspektorat harus saya membanggakan dulu. Dari aspek penerapan APIP kita, beliau telah mampu menekan tingkat penyalahgunaan keuangan di daerah kita. Ini adalah bagian dari apresiasi kami DPRD sebagai lembaga pengawasan,” ungkapnya.
Politisi Partai Gerindra ini juga mengakui semangat Plt Kepala Dinkes SBT Punira Kilwalaga dalam menggerakan pelayanan kesehatan di semua Puskesmas.
“Dinas Kesehatan begitu semangat melakukan pelayanan dasar di tingkat Puskesmas,” akuinya.
Dia menuturkan, saat ini masyarakat SBT ingin terkonsentrasi untuk melihat pelayanan pemerintahan, pelayanan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.
Untuk itu kata dia, kalau ada informasi, jangan sampai menyudutkan para pimpinan OPD yang sedang bekerja melakukan pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
“Ketika ada informasi, jangan sampai menyudutkan para OPD-OPD yang lain. Saya kasih contoh beberapa waktu yang lalu, saya sempat baca. Dinas Kesehatan begitu semangat melakukan pelayanan dasar di tingkat puskesmas, masih saja ingin digorogoti untuk menjatuhkan,” katanya.
Dirinya berujar, akibat dari menyebarkan informasi yang tidak benar, akan berdampak pada kinerja mereka lantaran harus mengurusi masalah yang tidak benar itu.
“Akhirnya mereka tidak terkonsentrasi, cuma mengurus masalah, padahal masalah yang tidak benar. Saya setuju di sambutan saudara bupati di beberapa waktu yang lalu pada apel akbar, bahwa ketika ada informasi, tolong ditepis, tolong disaring, belum tentu yang anda terima itu benar. Dan sangat tidak benar ketika anda yang menyampaikan informasi kepada orang lain,” ujarnya. (JS-02)













Discussion about this post