Bula, JENDELASERAM.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) akhirnya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran dan kekeringan di daerah.
Satgas ini dibentuk dalam rapat bersama Pemkab SBT dengan pihak TNI-Polri yang dipimpin Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri di ruang rapat bupati pada Selasa (01/09/2026).
Bupati Fachri kepada wartawan mengungkapkan, selama ini Pemkab SBT bersama TNI-Polri telah melakukan penanganan kebakaran dan kekeringan di wilayah Bula dan sekitarnya.
Dia mengaku, setelah mempertimbangkan prediksi BMKG terhadap kemarau panjang yang berlangsung hingga 2027 mendatang, Pemkab SBT memutuskan untuk dibentuk Satgas.
“Kita putuskan untuk bentuk Satgas karena mempertimbangkan kemarau masih butuh waktu yang lama. Kondisi kekeringan ini kemungkinan menurut prediksi, justru puncapnya di bulan September. Prediksinya Februari baru berakhir,” ungkap Alkatiri.
Dirinya menuturkan, dalam rapat tersebut, ada laporan terkait dugaan unsur kesengajaan oknum masyarakat dalam masalah kebakaran hutan dan lahan di wilayah SBT.
Untuk itu, dia telah meminta kepada Polres SBT untuk ikut membantu menyelidiki oknum yang sengaja menciptakan situasi kebakaran.
“Sementara kebakaran ini kita nggak tahu. Kita lagi selidiki sebab-sebabnya. Tadi saya juga minta kepada Polres untuk ikut membantu, karena ada beberapa laporan tentang dugaan kesengajaan oleh pihak-pihak tertentu,” tuturnya (JS-01)













Discussion about this post