Bula, JENDELASERAM.COM — Lewat ide Hilirisasi Sagu yang digaungkan Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri memberikan dampak anggaran bagi daerah ini.
Hal itu terlihat melalui kucuran dana miliaran rupiah yang bakal diberikan Pemerintah Pusat (Pempus) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT melalui tiga kementerian.
Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri menuturkan, ada tanda-tanda baik dari ide hilirisasi sagu ini mulai kelihatan dengan dibukanya menu Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian dan Pekerjaan Umum (PU).
“Tapi paling tidak, tanda-tanda baiknya sudah kelihatan dengan dibukanya menu dana alokasi khusus di tiga Kementerian. Jadi tiga Kementerian ini sudah membuka tema atau menu dana alokasi khusus untuk Kabupaten SBT dan temanya adalah hilirisasi sagu,” tutur Alkatiri saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) e-Katalog bagi pengguna dan penyedia jasa di Aula Pendopo SBT pada selasa (09/06/2026).
Alkatiri mengungkapkan, dari 500 kabupaten dan provinsi, hanya 29 daerah yang mendapatkan DAK dari Kementerian Pertanian.
Dirinya mengaku, Kabupaten SBT menjadi salah satu daerah yang bakal mendapat DAK ini, namun untuk besaran anggarannya belum diketahui pasti.
“Di Kementerian Pertanian ada satu menu khusus berkait dengan hilirisasi sagu dan SBT akan mendapat dana alokasi khusus, angkanya belum, masih dibahas,” ungkapnya.
Dia membeberkan, pada Kementerian Perindustrian, ada menu bantuan pengembangan sentra industri kecil yang bakal diberikan ke Kabupaten Nias, Lingga dan SBT.
“Di Kementerian Perindustrian, untuk menu bantuan pengembangan sentra industri kecil, khusus berkait dengan tema hilirisasi sagu juga hanya tiga daerah yang mendapat, SBT, Nias dan Lingga,” bebernya.
Selain itu kata dia, di Kementerian PU, informasi terakhir yang diperoleh, Kabupaten SBT diberikan menu khusus untuk lima ruas jalan poros dari lahan sagu ke sentar industri.
“Seluruh provinsi Maluku, Maluku Utara dan keseluruhan Papua, hanya SBT yang dibuka menu dana alokasi khusus itu,” katanya.
Mantan Wakil Bupati SBT ini berujar, total anggaran yang bakal didapat dari tiga kementerian itu belum diketahui pasti, namun dia mengandaikan jika masing-masing kementerian membantu 20-25 miliar, paling tidak ada sekitar 75 miliar rupiah yang bakal masuk ke SBT.
“Saya belum tahu berapa total angkanya, tapi kalau kita andai-andai dari satu Kementerian kita dapat 20 atau 25 miliar saja, berarti di tiga Kementerian itu paling tidak ada sekitar 75 miliar yang akan menjadi dana alokasi khusus untuk SBT,” ujarnya.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku ini menambahkan, sinyal dari bantuan dan titik terang hilirisasi sagu SBT ini jadi pertanda baik yang harus disyukuri.
Untuk itu, dia meminta secara serius kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk masing-masing berpikir tentang apa yang bisa disumbangkan bagi suksesnya SBT menjadi lokus PSN hilirisasi sagu.
“Ini tanda yang baik, yang harus kita syukuri. Saya minta secara serius kepada semua OPD untuk masing-masing berpikir tentang apa yang bisa disumbangkan bagi suksesnya SBT menjadi lokus PSN hilirisasi sagu,” pintanya (JS-01)













Discussion about this post