Ambon, JENDELASERAM.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan kondisi udara kabur akibat sebaran asap di wilayah Provinsi Maluku.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin dalam keterangannya mengatakan, masyarakat perlu waspada kondisi tersebut, sebab udara kabur akibat sebaran asap ini mengakibatkan penurunan jarak pandang hingga mencapai kurang dari 2 Km.
“Perlu diwaspada kondisi udara kabur akibat sebaran asap di beberapa wilayah Maluku yang dapat mengakibatkan penurunan jarak pandang hingga mencapai kurang dari 2 km,” ingat Mujahidin pada Sabtu (17/10/2026).
Dia juga menyampaikan informasi tinggi gelombang untuk dua hari ke depan, mulai 18 hingga 19 Oktober 2026.
Ia mengungkapkan, tinggi gelombang 1.25 – 2.5 meter dengan kategori sedang berpeluang terjadi di perairan utara Pulau Buru dan laut Arafura Bagian Tengah.
Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran di wilayah Maluku.
“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” ungkapnya (JS-02)













Discussion about this post