Bula, JENDELASERAM.COM — Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) kepada sekolah penerima dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja.
Kegiatan yang dikemas dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) dan penguatan di SMP Negeri 4 SBT, Kota Bula sejak Jumat hingga Sabtu ini dibuka oleh Kepala Dinas Dikbudpora SBT Afiudin Rumakway dan ditutup oleh Sekretaris Dikbudpora SBT Abdul Kadir Lausiry.
Kepala Dinas Dikbudpora SBT, Afiudin Rumakway kepada wartawan di Bula, Sabtu (31/10/2026) menjelaskan, kegiatan ini dilakukan secara bertahap melalui pembagian zonasi pada sejumlah lokasi berbeda.
Rumakway mengungkapkan, pada gugus I yang meliputi Kecamatan Bula, Bula Barat dan Teluk Waru ini melibatkan sekolah penerima BOSP kinerja dari TK, SD dan SMP.
“SD itu mulai dari SD 8 Bula, kemudian SD 5 Bula, kemudian SD 6 Bula. SMP juga itu SMP 4 Bula, SMP 24 Bula, SMP 9 Bula Barat, sama salah satu TK jadi 7 sekolah. Jadi kegiatan hari ini dilakukan oleh 7 sekolah,” ungkapnya.
Dia menuturkan, kegiatan Bimtek yang dilakukan kepada guru-guru itu memiliki arti yang sangat penting, karena menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat pemahaman dan membangun komitmen bersama dalam mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu, merata dan berkelanjutan.
Ia mengingatkan bahwa SPMI bukan sekadar kegiatan administratif atau pemenuhan dokumen, tetapi merupakan budaya mutu yang harus tumbuh dan berkembang di setiap satuan pendidikan.
Untuk itu sambung dia, melalui SPMI, sekolah diharapkan mampu melakukan evaluasi terhadap kondisi dan capaian pendidikan, mengidentifikasi berbagai permasalahan, menyusun perencanaan berbasis data, melaksanakan program perbaikan, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan.
“Saya berharap, setiap kepala sekolah dan guru dapat menjadikan hasil evaluasi diri dan data mutu pendidikan sebagai dasar dalam mengambil keputusan. Dengan demikian, program yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan sekolah dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan apresiasi kepada satuan pendidikan yang telah memperoleh Dana BOS Kinerja atas capaian dan prestasi yang diraih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dirinya menegaskan bahwa dana tersebut merupakan amanah yang harus dikelola secara transparan, akuntabel, efektif dan sesuai dengan peruntukannya.
Mantan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ), Sekretariat Daerah (Setda) SBT ini berharap pemanfaatan Dana BOS Kinerja tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan positif dalam pengelolaan sekolah dan peningkatan kualitas pembelajaran.
“Untuk itu, saya berpesan kepada peserta Bimtek agar bisa meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, menerapkan hasil Bimtek di sekolah masing-masing dan membangun budaya kolaborasi dan evaluasi berkelanjutan,” tutupnya (JS-01)











Discussion about this post