Bula, JENDELASERAM.COM — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sedang menggalakkan partisipasi ayah dalam pendidikan anak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas P2KB SBT Wardah Rumadan kepada wartawan usai upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di halaman Kantor Bupati SBT pada senin (29/06/2026) mengungkapkan, langkah tersebut sejalan dengan tema Harganas tahun ini yakni ‘Ayah Wajib Hadir’
Rumadan menuturkan, bersasarkan hasil survei, kehadiran ayah dalam mendampingi anak hanya berada pada angka 15 persen, sehingga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) mengusung tema tersebut sebagai penegasan bahwa ayah bukan hanya mencari nafkah, tapi juga pemimpin dan panutan dalam keluarga.
“Menurut survei itu, di Indonesia, hanya 15 persen ayah itu aktif dengan anak. Makanya dari Kementerian memilih tema ‘Ayah Wajib Hadir’ karena ayah ini bukan hanya hanya mencari nafkah, tetapi ayah itu juga pemimpin dalam keluarga, panutan dalam keluarga,” ungkap Rumadan.
Dia mengaku, selama ini mereka sudah menggalakkan partisipasi ayah dalam pendidikan anak melalui kehadiran ayah mengambil raport anak di sekolah dan ayah wajib mengantar anak di hari pertama masuk sekolah.
Menurutnya, dengan kehadiran ayah itu, dapat menjadi wujud nyata dukungan emosional anak dengan ayah, sekaligus wujud perhatian dan keterlibatan dalam tumbuh kembang anak.
“Kami sudah temukan di lapangan itu, ada laporan bahwa ada beberapa anak yang kami tanyakan, katanya senang sekali. Karena yang datang itu ayahnya, baru pernah ayahnya datang mengambil raportnya,” akuinya.
Ia membeberkan, sejauh ini tahapan sosialisasi program Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) terus dilakukan melalui Generasi Berencana (GenRe) sudah terbentuk.
“Kami melakukan sosialisasi melalui anak GenRe kami yang melakukan di sekolah-sekolah,” bebernya,” bebernya (JS-01)













Discussion about this post