Bula, JENDELASERAM.COM — Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Rudi Wajo melakukan safari sepak bola antar kampung di Kabupaten SBT.
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini membawa puluhan anak muda asal Desa Lahema, Kecamatan Wakate yang tergabung dalam tim sepak bola Lahema Watubela 1 dan 2 itu berkeliling dari kampung ke kampung untuk sepak bola persahabatan.
Wajo mengungkapkan, pada hari Minggu kemarin tim asuhannya yang diberi nama Lahema Watubela ini bermain sepak bola persahabatan dengan Salagor FC serta tim gabungan Desa Nama dan Desa Keta di lapangan Keta Rumadan, Kecamatan Siritaun Wida Timur.
“Kemarin dua tim dari Lahema Watubela main di lapangan Keta. Satu tim Lahema Watubela main dengan Salagur FC, satu tim lagi main dengan tim Keta campur tim Nama,” ungkap Wajo dalam keterangannya pada Senin (13/07/2026) malam.
Dia mengaku, pada sore tadi timnya kembali bermain laga persahabatan dengan tim Taruy FC di lapangan Trikora Desa Taruy, Kecamatan Tutuk Tolu.
Wakil Ketua Komisi II ini menambahkan, sesuai agenda, rencananya pada selasa besok akan dilanjutkan laga persahabatan antara Lahema Watubela dengan Kilga.
Sedangkan pada rabu nanti, timnya akan bermain melawan tim STKIP Hunimua FC di lapangan Bula Air, Kecamatan Bula.
“Besok dengan Kilga. Rabu lusa laga persahabatan STKIP Hunimua vs Lahema FC di lapangan Bula Air,” akuinya.
Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Pulau Gorom, Gorom Timur, Pulau Panjang, Wakate dan Teor ini berujar, safari sepak bola yang dilakukan ini semata-mata sebagai ajang silaturahim sekaligus mencoba pengalaman bermain di lapangan berbeda.
“Prinsipnya ini hanya silaturahim, supaya tim kami ini ada pengalaman bermain sepak bola di luar kampung,” ujarnya.
Ia menceritakan, dari safari sepak bola yang dilakukan bersama pemuda-pemudi di tingkat desa ini, anak-anak muda pecinta olahraga sangat berharap ada event olahraga yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT.
Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi yang sulit ini, event semacam Bupati Cup itu bisa menjadi momentum penghibur sekaligus kesempatan bagi UMKM dan masyarakat umum untuk berjualan, sehingga perputaran ekonomi di masyarakat bisa terjadi.
“Dari silaturahmi bola ini, semua pemuda-pemudi di desa berharap sekali bupati dan wakil bupati membuat kegiatan sepak bola dan bola folly melalui event Bupati Cup. Itu juga buat perputaran ekonomi dan UMKM kita maju, karena dari 198 desa semua pasti daftar timnya untuk datang dan ikut kegiatan Bupati Cup,” tutupnya (JS-02)













Discussion about this post